Home

Iklan sidebar atau juga yang dikenal dengan skyscraper ad, adalah iklan yang dipasang di halaman web atau blog dengan posisi vertikal. Karena posisinya yang vertikal, tinggi sidebar ad bisa mencapai 600 px atau lebih, dan lebarnya biasanya 120 px.

Sidebar ad memiliki pengaruh yang lebih dibandingkan banner ad (iklan dengan posisi horisontal), setidaknya karena 2 alasan:

  • Iklan sidebar yang tinggi memiliki ukuran dua sampai tiga kali lebih besar daripada banner horisontal.
  • Karena orientasi sidebar ad yang tinggi, bukan melebar, iklan akan tetap terlihat meskipun pengunjung web atau blog menggeser halaman ke bawah.

Oleh karena itu, iklan sidebar memiliki branding power dan click-through rate (CTR) yang lebih tinggi dibandingkan banner ad dengan posisi horisontal. Sidebar ad biasanya memiliki CTR sebesar 1% (10 klik per 1000 impresi), atau 2 sampai 3 kali lebih besar daripada banner ad biasa. Untuk setiap 1000 impresi, pengiklan akan dikenai tarif sebesar $1.00 hingga $1.50.

google adsense heatmap

Google Adsense Heatmap

Di internet, ada beberapa cara untuk mengetahui seberapa efektifnya posisi dari sebuah iklan. Salah satunya adalah sebuah terobosan yang ditawarkan perusahaan mesin pencari terbesar di dunia saat ini; Google Adsense Heat Map. Di dalam peta ini, terlihat bahwa posisi iklan yang paling efektif adalah di bagian atas dan kiri atas halaman web. Hal ini dimungkinkan karena:

  • Manusia terbiasa membaca mulai dari bagian atas, dari sebelah kiri ke kanan. Dengan memasang iklan di posisi atas atau kanan atas, iklan akan langsung terlihat dari pertama kali pengunjung masuk ke halaman situs.
  • Tidak mengganggu navigasi. Biasanya tombol-tombol navigasi di dalam situs diposisikan di bagian atas atau kanan halaman situs. Itu dikarenakan banyak orang menggunakan mouse untuk bernavigasi dengan tangan kanan (termasuk orang yang kidal). Penempatan tombol-tombol navigasi di sebelah kanan akan lebih memudahkan pengunjung situs, secara otomatis iklan diposisikan di sebelah kiri.

Cara Membuat Banner Iklan yang Efektif

Terkadang menjalankan sebuah kampanye iklan bisa sangat membuat frustrasi. Orang-orang tidak suka suka iklan apalagi harus mengklik-nya, terlebih lagi ada ratusan aplikasi diluar sana yang bisa menghilangkan iklan sekaligus.Artinya, pengiklan harus lebih kreatif dalam menyampaikan produknya.

Banner iklan adalah bentuk tradisional dari iklan digital. Trik yang bisa kamu lakukan adalah membuat iklanmu menarik untuk dilihat calon konsumen. Berikut adalah cara agar iklan-mu terlihat lebih menarik dan lebih efektif untuk bisnis yang sedang kamu jalankan.

  1. Ketahui Ukuran yang Paling Pas

Banner iklan memiliki beberapa standar dimensi dan ukuran, tergantung di mana kamu akan menempatkannya di halaman situs. Google Adsense mengurutkan beberapa banner iklan sesuai dengan efektifitas dan ukurannya, yaitu:

  • Leaderboard: 728×90 px
  • Half-Page: 300×600 px
  • Large Rectangel: 300×280 px
  • Medium Rectangle: 200×250 px
  • Large Mobile Banner: 320×100 px

Pilihlah ukuran yang paling pas untuk iklan kamu. Jika iklanmu lebih banyak menampilkan teks, pilihlah ukuran yang besar agar mudah untuk dibaca.

ukuran banner website

  1. Jangan Remehkan CTA

Call to Action atau singkatnya CTA adalah kalimat yang digunakan untuk mengajak pengunjung melakukan apa yang kamu ingin mereka lakukan. Pasti kamu sering melihat CTA di beberapa situs yang kamu kunjungi. Beberapa contohnya; “Visit Us”, “Learn More”, “Buy Now”, dan lain sebagainya.

Terlihat sepele, namun studi menunjukan bahwa dampak dari CTA kepada calon konsumen sangatlah besar. Jika terlihat secara berulang-ulang, secara tidak sadar orang akan mengingat CTA yang kita gunakan dan melakukan seperti apa yang kita minta.

  1. Buat Sesederhana Mungkin

Iklan yang terlalu ramai hanya akan membingungkan pengunjung situs. Sebagai referensi, lihat situs www.mahabet.org. Situs ini tidak memasang terlalu banyak iklan karena hanya akan mengaburkan tujuan utama dari situs itu sendiri. Oleh karena itu, jika kamu ingin iklanmu terlihat menarik, buatlah sesederhana mungkin tapi dapat dimengerti dengan jelas.

Video blog atau yang lebih dikenal dengan vlog menjadi tren anak muda masa kini. Rasanya belum bisa dibilang anak keren kalau belum punya channel Youtube yang isinya vlog pribadi. Buat kamu yang masih gak ngerti dengan apa itu vlog, aku jelasin dulu ya. Pernah dengar kata blog? Yup, blog adalah media online di mana kita bisa sharing apa pun bahkan tentang kehidupan pribadi dalam bentuk tulisan dan dibagikan kepada publik. Sedangkan vlog merupakan konten digital yang menggunakan visual dan audio yaitu video yang saat ini banyak kita temukan di Youtube.

Kalau kamu pernah dengar nama-nama seperti Andovi da Lopez, Arief Muhammad, dan Aaron Shahab, nah, mereka adalah beberapa orang yang sukses dengan vlognya. Bahkan Presiden Jokowi dan anaknya Kaesang juga gak mau kalah ikut eksis lewat vlog, lho!

peralatan ngevlog standar

Aku mulai berguru lewat channel mereka saat ingin memulai vlog sehingga konten-konten vlogku lebih berwarna. Ada banyak macem vlog. Dari sekian jenis itu, aku memilih tema traveling dan kuliner  yang ga jauh-jauh dari hobiku. Durasi vlogku pun gak panjang-panjang, cukup 15 menit, karena aku dah keabisan kata-kata mau ngomong apa lagi. Ya, wajarlah, karena sebenarnya aku ini introvert lho! Tapi karena aku juga gadget freak, aku berani-beraniin deh diri tampil di depan kamera. Tapi, menurut para senior vlog, memang sebaiknya ga usah berpanjang-panjang. Supaya penonton ga bosen dan ngabisin waktu berharga mereka.

Ga mudah lho, menarik perhatian penonton. Jadi, vlog itu bisa dibilang rumit dan gak sekedar ngomong di depan kamera. Aku butuh waktu mulai dari mikirin konsep, pengambilan gambar, sampai ngedit video pun aku kerjain sendiri.

Selain itu, aku sudah berhasil membuat vlog yang bisa menghasilkan uang lho! Bingung ya? Caranya, aku menyisipkan iklan di channel Youtubeku dengan Adsense dari Google. Dengan program inilah aku bisa membuat vlogku menjadi mesin penghasil uang. Ini cuma bisa terjadi kalo vlogku banyak viewer dan subscribernya. Sehingga sudah pasti aku harus semakin kreatif dan inovatif untuk membuat vlog yang menarik dan ditonton oleh banyak viewer.

Untuk membuat konten kreatif dan terkenal, aku juga melengkapi diriku dengan peralatan perang standar ala  vlogger, seperti di bawah ini:

  1. Kamera

Ini adalah peralatan wajib. Sebagian dari kamu jadi mikir “Wah, butuh budget besar dong, ya”. Tenang aja, aku juga gak pakai dslr atau mirrorless kok waktu awal-awal mulai ngevlog. Kamera handphoneku dengan kamera 8 mp nya sudah memadai untuk ambil video dengan resolusi yang lumayan besar.

  1. Microphone

Wah, kalo ga ada ini agak-agak repot ya! Peralatan ini ga kalah penting dengan kamera. Apalagi buat aku yang hobi ambil video outdoor sesuai dengan tema channelku. Ya, penting banget punya microphone ini. Percuma kalo hasil gambarnya bagus tapi suaranya tidak jernih alias banyak noise. Sehingga aku milih pake clip on yang praktis dipake dan di kantong, hehee…..

handphone camera stabilizer

  1. Camera stabilizer

Apa pula ini? Buat pemula alat ini pasti terdengar asing. Alat ini digunakan untuk meminimalisir guncangan saat merekam sehingga hasil video akan terlihat professional dengan gambar yang stabil. Apalagi tema vlogku yang biasanya dilakukan sambil berjalan kaki atau naik kendaraan umum.

  1. Laptop

Setelah didapat video yang oke, tetap harus diedit. Untuk itu aku pakai laptop untuk mengedit video tersebut. Dengan software edit video gratisan seperti Windows Movie Maker, Openshot, Shotcut, WeVideo, dan sebagainya. Buat aku, yang nyaman dan mudah dioperasikan ya Windows Movie Maker. Cukuplah untuk saat ini.

Selain peralatan perang di atas, aku juga selalu menyediakan koneksi internet yang stabil. Jangan sampe, lagi upload video, jaringan terputus yang bikin aku harus upload ulang.  Jangan lupakan juga kuota internet yang cukup dan high speed yang sudah berjasa membuat pekerjaanku di dunia maya cepat dan efektif. Dengan uraian informasi di atas, sudah siap bikin vlog dan menjadi bagian dari vlogger?

Di era serba digital saat ini, masyarakat bisa melakukan aktivitas apapun dengan sambungan internet. Termasuk berbisnis. Bisnis yang dapat diakses via jaringan internet salah satunya adalah bisnis online Paid To Click atau biasa disebut PTC. PTC merupakan jasa penyedia layanan periklanan skala lokal atau pun luar negeri yang bekerja sama dengan perusahaan periklanan.

Bisnis PTC ini berkaitan dengan tiga unsur yaitu penyedia layanan periklanan yang bertugas sebagai media promosi iklan produk berupa jasa atau apa pun di dunia maya. Lalu ada perusahaan periklanan sebagai pemilik produk yang membayar biaya cukup mahal kepada jasa penyedia layanan. Terakhir ada member atau yang biasa disebut clicker yang tugasnya adalah melihat dan mengklik sebanyak-banyaknya iklan yang sudah disediakan.

bisnis online paid to click

Karena perusahaan iklan ingin iklannya dilihat oleh banyak orang, maka peran clicker menjadi unsur penting di dalam bisnis PTC. Keuntungan dengan menjadi clicker yaitu bisa mendapatkan rupiah ataupun dollar dari kegiatan tersebut. Sehingga ketiga unsur tersebut harus selalu ada, karena jika salah satunya tidak ada, maka bisnis ini tidak akan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Cara kerja clicker cukup mudah. Yaitu menunggu iklan yang masuk dari masing-masing penyedia layanan, lalu tinggal mengklik iklan tersebut. Kemudian clicker menunggu 30 detik atau sesuai waktu yang sudah ditentukan oleh pihak penyedia layanan sampai tervalidasi dan uang di akun clicker bertambah. Dalam satu hari iklan yang masuk jumlahnya bisa berbeda-beda, mulai dari puluhan bahkan ratusan. Bayaran tiap member pun berbeda-beda. Kurang lebih sekitar $0,01 per klik  untuk program PTC luar negeri atau setara dengan Rp100.00 untuk PTC lokal.

Gratis dan Tanpa Syarat

Selain cara kerja yang sederhana, syarat yang ditawarkan kepada calon clicker juga sangat mudah sehingga bisa diikuti oleh siapa saja. Pendaftaran tidak dipungut biaya apapun atau dengan kata lain gratis. Calon clicker hanya cukup mendaftar pada salah satu situs penyedia jasa, bisa lokal ataupun luar negeri dan membuat email khusus untuk PTC dengan menggunakan identitas asli. Dilanjutkan dengan membuat rekening digital atau bank virtual. Rekening ini berbeda dengan rekening bank pada umumnya, karena rekening ini hanya untuk pembayaran transaksi yang dilakukan via online, seperti Paypal atau Alipay. Setelah itu baru dapat dicairkan melalui bank lokal di setiap negara.

neobux ptcSebagai seorang pemula yang ingin mengikuti bisnis PTC, seorang clicker harus mengetahui bahwa member PTC berada di bawah naungan penyedia layanan periklanan dan fee sepenuhnya ditanggung oleh masing-masing perusahaan. Jadi, pembayaran fee akan dibayarkan langsung oleh penyedia layanan iklan tersebut., Uang tersebut merupakan hasil keuntungan dari pemasang-pemasang iklan yang sudah mempercayakan kepada mereka. Salah satu PTC luar negeri yang namanya sudah terkenal dan pasti membayar member-membernya adalah Neobux. Sedangkan untuk PTC lokal nama Klik Aja Deh cukup popular. Kedua PTC tersebut sudah terbukti masih aktif sampai saat ini.

Resiko dan Scammer

Namun bisnis PTC ini tidak hanya memberikan keuntungan yang lumayan, namun juga resiko yang dapat merugikan clicker yang terdaftar sebagai member. Atau yang biasa disebut scam. Scam ini adalah istilah untuk penyedia layanan yang tiba-tiba menghilang dan tidak mau bertanggung jawab untuk membayar member yang telah melakukan tugasnya sebagai clicker sesuai dengan perjanjian di awal. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat dunia internet memberi ruang yang luas bagi para scammer ini. Sehingga, setiap klik yang dilakukan oleh member tidak menghasilkan apa-apa bagi member.

Bagi pemula disarankan untuk banyak membaca referensi dan bertanya kepada senior-senior clicker untuk mencegah ditipu scammer. Selain itu, pilih PTC yang konsisten bertahan sampai saat ini dan populer di kalangan pebisnis PTC. Jangan sampai tergiur dengan PTC baru yang namanya tidak terlalu terkenal dan mau membayar mahal dibandingkan dengan PTC yang sudah ada. Hal itu bisa jadi pancingan untuk menjerat clicker pemula. Setiap hasil tentu membutuhkan usaha yang setimpal. Maka, berhati-hatilah, jangan sampai kita dimanfaatkan scammer.


Scroll to Top